RSS
Container Icon

Biologi



Sistem Peredaran Darah
   Sistem Peredaran Darah. 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhs7uA5Jjo1vTDPXev7r44Q0BsZa_zXA2yJk682-qKYi3bBa2XxzbNBI30r1ras6GkYU2nWsNim0bY0VJsoIxzO2FpHbdqjWVUcQ9SmPapVEl4iYNFGHl8ydGZtpUL6Kgjz6Ttnjm6WDgpr/s200/352px-Grafik_blutkreislauf.jpg
 Pada kehidupan sehari-hari kita mengenal adanya alat transpotrasi
seperti sepeda, sepeda motor, mobil, kapal, pesawat dan lain-lain.
Pada manusia yang berfungsi sebagai sistem transportasi adalah sistem
peredaran darah. seperti yang kita ketahui, bahwa darah yang berfungsi
mengangkut oksigen dan sari-sari makanan ke seluruh bagian tubuh.
berikut kita akan membahas mengenai
Sistem peredaran darah atau sistem kardiovaskular adalah suatu
sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem ini
juga menolong stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis).

ALAT-ALAT PEREDARAN DARAH


a. Jantung


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2fmHa5imLYDq0aea4lmjzpyaN_rvgzG96IYzLPF-yEzShCTkNh4Q9uqMlK_Ie7ZOUwZfXe5377QSN4SvhkAb41I0pz0lGtSA3BxQ-pDdv_he29oG_Ojo2idJq2PvYxo9-jwOR1ZASpWiq/s200/images+%288%29.jpg 
Jantung (cor) adalah sebuah rongga, rongga organ berotot yang
memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi
berirama yang berulang. Istilah kardiak berarti berhubungan
dengan jantung, dari kata Yunani cardia untuk jantung. Jantung adalah
salah satu organ manusia yang berperan dalam sistem peredaran darah.


   Jantung terletak dalam rongga dada agak sebelah kiri, di antara paru-paru
kanan dan paru-paru kiri. Massanya kurang lebih 300 gram, besarnya
sebesar kepalan tangan. Jantung adalah satu otot tunggal yang terdiri dari
lapisan endothelium. Jantung terletak di dalam rongga torakik, di balik tulang dada.
Struktur jantung berbelok ke bawah dan sedikit ke arah kiri.

     Jantung manusia terbagi atas 4 ruang yaitu bilik (ventrikel) kanan, bilik (ventrikel)
kiri, serambi (atrium) kanan dan serambi (atrium) kiri. Bilik (ventrikel) lebih tebal
dibandingkan serambi (atrium) karena fungsinya untuk memompa darah ke seluruh
tubuh. Sedangkan bilik kanan berdinding lebih tipis, karena fungsinya memompa
darah ke paru-paru.   Jantung terdri dari 3 lapis antara lain :

1. Perikardium

     Perikardium adalah selaput pembungkus jantung. Perikardium terdiri dari 2
bagian, yaitu sebelah dalam dan luar. Di antara kedua lapisan perikardium
dipisahkan oleh sedikit cairan pelumas yang berfungsi mengurangi gesekan
yang disebabkan oleh gerakan memompa dari jantung itu sendiri.

2. Miokardium (Otot Jantung)

3. Endokardium
    Endokardium adalah selaput yang membatasi ruangan jantung. Antara ruangan
jantung terdapat klep (katup) yang berfungsi untuk mengatur aliran darah agar
tetap searah. Klep pada ruangan jantung tersebut, antara lain :
-      Valvula trikuspidalis dan valvula mitral
Klep (katup) ini terdapat antara serambi kanan dan bilik kanan.
-      Valvula bikuspidalis
Letak klep (katup) ini terdapat antara serambi kiri dan bilik kiri.
-      Valvula semilunaris
Klep (katup) ini terdapat pada pangkal nadi besar.

Cara Kerja Jantung
     Pada saat berdenyut setiap ruang jantung mengendur dan terisi
darah (disebut diastol). Selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah
keluar dari ruang jantung (disebut sistol). Kedua serambi mengendur dan
berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi
secara bersamaan.
      Darah yang kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida
(darah kotor) dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena berbesar (vena kava)
menuju ke dalam atrium kanan. Setelah atrium kanan terisi darah, ia akan mendorong
darah ke dalam ventrikel kanan melalui katup trikuspidalis.
    Darah dari ventrikel kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke
dalam arteri pulmonalis menuju ke paru-paru. Darah akan mengalir melalui pembuluh
yang sangat kecil (pembuluh kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru,
menyerap oksigen, melepaskan karbondioksida dan selanjutnya dialirkan kembali
ke jantung.
     Darah yang kaya akan oksigen mengalir di dalam vena pulmonalis menuju
ke atrium kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru
dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner karena darah dialirkan ke paru-paru.
    Darah dalam atrium kiri akan didorong menuju ventrikel kiri melalui katup
bikuspidalis/mitral, yang selanjutnya akan memompa darah bersih ini melewati katup
aorta masuk ke dalam aorta (arteri terbesar dalam tubuh). Darah kaya oksigen ini
disirkulasikan ke seluruh tubuh, kecuali paru-paru. dan sebagainya.

b. Pembuluh darah arteri (nadi)

      Pembuluh darah arteri (nadi) adalah pembuluh darah yang membawa
darah dari jantung atau dengan kata lain meninggalkan jantung, Dinding pembuluh
darah arteri lebih tebal dan elastis. Terdapat beberapa jenis pembulu darah
nadi yaitu arteri pulmonaris (pembuluh darah arteri yang membawa darah yang
baru saja dialirkan dari paru-paru), arteri sistemik (Arteri sistemik
membawa darah menuju arteriol dan kemudian ke pembuluh kapiler, di mana
zat nutrisi dan gas ditukarkan), Aorta (Aorta adalah pembuluh nadi terbesar
dalam tubuh yang keluar dari ventrikel jantung membawa banyak oksigen),
Arteriol (Arteriol adalah pembuluh nadi terkecil yang berhubungan dengan
pembuluh kapiler), dan Pembuluh Kapiler ( Pembuluh yang sangat kecil tempat
pertukaran zat yang menjadi fungsi utama sistem sirkulasi dan menghubungkan
cabang-cabang pembuluh nadi dan cabang-cabang pembuluh balik yang
terkecil dengan sel-sel tubuh.

c. Pembuluh darah vena (balik)
      Pembuluh balik atau vena adalah pembuluh yang membawa darah
menuju jantung. Darahnya banyak mengandung karbon dioksida.
Umumnya terletak dekat permukaan tubuh dan tampak kebiru-biruan.
Dinding pembuluhnya tipis dan tidak elastis. jika diraba, denyut jantungnya
tidak terasa. Pembuluh vena mempunyai katup sepanjang pembuluhnya.
Katup ini berfungsi agar darah tetap mengalir satu arah. Dengan adanya katup
tersebut, aliran darah tetap mengalir menuju jantung. Jika vena terluka, darah
tidak memancar tetapi merembes.
      Dari seluruh tubuh, pembuluh darah balik bermuara menjadi satu pembuluh
darah balik besar, yang disebut vena cava. Pembuluh darah ini masuk ke
jantung melalui serambi kanan. Setelah terjadi pertukaran gas di paru-paru,
darah mengalir ke jantung lagi melalui vena paru-paru. Pembuluh vena
ini membawa darah yang kaya oksigen. Jadi, darah dalam semua
pembuluh vena banyak mengandung karbon dioksida kecuali vena
pulmonalis. Salah satu penyakit yang menyerang pembuluh balik adalah varises.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbIPljqib3ADgftxhsCSALQYmXxl05q_9-xD0mXLc5pWOUzLybQ5o0twPWp3sMaZ_lkk2c2MF1Opgwv0V2Um-R5mkTNNylXcooWoYRg9mk_HFNTL13ki9JINetq74M33zkVfnVcaGPye1d/s400/peredarandrh04.jpg

Peredaran Darah
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqhXucGzgtU_9bDXRQT0GwVbEfluXxjxp4yf5ABRtj6LlK2cGhAPlfkHnciu5dL3gS32vHLh2g8SdH6G0zRGJLbnSw4ncd_XoiJlctb6DYIkuJTAsERDFJFWbi3DoDNeElKTQUcv5W9S99/s320/sirkulasi.jpg 
Sistem peredaran darah pada manusia dapat dibagi menjadi dua bagian,
yaitu peredaran darah paru-paru (peredaran darah kecil) dan peredaran darah
sistemik (peredaran darah besar). Karena dua sistem peredaran darah ini, sistem
peredaran darah pada manusia disebut system peredaran darah ganda. 
a. Peredaran Darah kecil
      Peredaran darah kecil adalah peredaran darah dari jantung ke paru-paru dan
kembali ke jantung. Peredaran darah kecil dimulai dari bilik (ventrikel) kanan
jantung, mengangkut karbon dioksida menuju ke paru-paru kanan dan paru-paru
kiri. Itulah sebabnya darah yang berasal dari paru-paru kanan dan kiri kaya akan
oksigen. Selanjutnya darah kembali ke jantung melalui serambi (atrium) kiri.

   Pembuluh darah vena membawa darah yang kaya akan sampah hasil metabolisme
tubuh kembali ke jantung, memasuki atrium kanan melalui dua pembuluh
darah besar yang disebut vena cava superior dan inferior


     Atrium kanan akan terisi darah yang kaya akan sampah hasil
metabolisme tubuh kemudian berkontraksi, mendorong darah melalui katup
satu arah ke ventrikel kanan. Ventrikel kanan yang telah terisi, kemudian
berkontraksi, mendorong darah ke arteri yang mengarah ke paru-paru.
Dalam kapiler paru-paru, terjadi pertukaran karbon dioksida dan oksigen. 

    Darah segar yang kaya oksigen akan masuk ke pembuluh darah
 vena pulmonalis kemudian kembali ke jantung, masuk melalui atrium kiri.
Darah yang kaya akan oksigen ini kemudian melewati katup satu arah ke
bilik (ventrikel) kiri, di mana ia akan keluar dari jantung melalui arteri utama,
yang disebut aorta, dan selanjutnya darah akan mulai perjalanannya lagi ke seluruh tubuh. 

   Katup satu arah ini sangat penting untuk mencegah setiap aliran darah kembali
ke belakang. Sistem peredaran darah dapat disamakan dengan jaringan jalan
satu arah. Jika darah mengalir ke arah yang salah (berlawanan), gas darah
(oksigen dan karbon dioksida) akan bercampur, yang dapat menyebabkan ancaman
serius bagi tubuh. 
b. Peredaran Darah besar
    Sistem Peredaran darah besar adalah peredaran darah dari jantung ke seluruh
tubuh, kecuali ke jantung dan paru-paru, karena mereka memiliki sistem
peredaran darah sendiri. Sirkulasi sistemik adalah bagian utama dari sistem
peredaran darah secara keseluruhan .


      Peredaran darah besar dimulai dari bilik (ventrikel) kiri jantung menuju ke
tubuh bagian atas dan bagian bawah dengan membawa nutrisi dan oksigen ke
seluruh sel-sel jaringan tubuh. Selanjutnya, darah masuk kembali ke jantung melalui
serambi (atrium) kanan, dengan membawa darah yang kaya akan karbon dioksida
dan sampah hasil metabolisme tubuh.

    Darah yang kaya oksigen akan memasuki pembuluh darah melalui arteri
utama jantung yang disebut aorta. Pada saat ventrikel kiri berkontraksi, darah
akan mengalir ke aorta, yang kemudian bercabang-cabang menjadi arteri yang
lebih kecil, yang berjalan ke seluruh tubuh. 
     Lapisan dalam arteri sangat halus, sehingga darah dapat mengalir dengan
cepat. Sedangkan lapisan luar arteri sangat kuat, yang memungkinkan darah mengalir
dengan tekanan atau kekuatan penuh. Darah yang kaya akan oksigen selanjutnya
memasuki arteriol, terus ke kapiler, di mana oksigen dan nutrisi akan dilepaskan.
Sampah hasil metabolisme tubuh akan, dikumpulkan dan selanjutnya darah
yang banyak mengandung sampah hasil metabolisme ini, akan dialirkan ke dalam
pembuluh darah vena untuk selanjutnya dibawa kembali ke jantung, dimana sirkulasi
paru-paru akan melakukan tugasnya dengan melakukan pertukaran gas dengan
melepaskan karbon dioksida untuk ditukar dengan oksigen, di paru-paru. 
    Selama sirkulasi sistemik, darah melewati ginjal dan dikenal sebagai
sirkulasi ginjal. Selama fase ini, ginjal akan menyaring limbah dari darah. Darah
juga melewati usus halus selama sirkulasi sistemik. Fase ini dikenal sebagai sirkulasi
portal. Selama fase ini, darah dari usus halus akan dikumpulkan dalam vena portal,
yang selanjutnya akan melewati hati.(liver), untuk dibersihkan dari racun-racun
yang diserap oleh usus halus. Selanjutnya, darah kembali ke jantung melalui
pembuluh balik (vena). Hati (liver) juga akan menyaring gula dari darah,
untuk disimpan dan digunakan tubuh jika dibutuhkan.

Sumber
http://smart-pustaka.blogspot.com/2011/03/sistem-peredaran-darah-manusia-sistem.html
http://biologimediacentre.com/sistem-transportasi-6-alat-peredaran-darah-manusia/
http://www.artikelbagus.com/2013/02/alat-peredaran-darah-pada-manusia.html
http://www.materisekolah.com/jantung-alat-peredaran-darah-manusia/
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_kardiovaskular
http://id.wikipedia.org/wiki/Jantung
http://id.wikipedia.org/wiki/Arteri
http://id.wikipedia.org/wiki/Vena
http://nyebar-ilmu.blogspot.com/2013/08/sistem-peredaran-darah.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar